Selama bulan Ramadan, melewatkan makan sahur dapat menjadi penyebab meningkatnya berat badan. Dokter spesialis gizi klinik, Davie Muhamad, menjelaskan bahwa seharusnya puasa Ramadan membantu menurunkan berat badan. Namun, banyak orang mengalami peningkatan berat badan karena kebiasaan melewatkan makan sahur.
Menurut Davie, melewatkan makan sahur dapat memicu peningkatan berat badan selama Ramadan. Hal ini karena melewatkan makan sahur dapat memperlambat metabolisme tubuh, menyebabkan tubuh sulit mengontrol gula darah, kolesterol, dan asam urat dengan baik. Sebaliknya, makan sahur dapat mempercepat metabolisme tubuh, membantu tubuh dalam mengatur kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Untuk menurunkan berat badan selama puasa, disarankan untuk tidak melewatkan makan sahur dan makan malam. Dokter Davie menegaskan bahwa skip makan dapat mengakibatkan berat badan sulit turun atau malah naik. Dengan memperhatikan asupan makanan dan tidak melewatkan makan sahur, diharapkan dapat membantu menjaga berat badan agar tetap seimbang selama bulan puasa Ramadan.


