Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum, menghembuskan nafas terakhir pada usia 87 tahun di Singapura pada hari Kamis, 19 Maret 2026, pukul 13.15 waktu setempat. Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan, menyatakan bahwa beliau telah berpulang pada waktu yang sama. Keluarga besar PT Djarum merasakan duka yang mendalam atas kepergian pimpinan mereka, Michael Bambang Hartono, pada tanggal yang sama. Almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis terkemuka di Indonesia, menciptakan kerajaan bisnis yang luas dari industri rokok hingga sektor perbankan dan teknologi.
Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematiannya, Michael Bambang Hartono, atau yang biasa dikenal sebagai Oei Hwie Siang, lahir pada 2 Oktober 1939. Ia bersama adiknya, Robert Budi Hartono, melanjutkan warisan bisnis Djarum setelah sang ayah, Oei Wie Gwan, tutup usia pada tahun 1963. Selain dalam industri rokok, Hartono Bersaudara juga memiliki pengaruh besar sebagai pemegang saham mayoritas di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Farindo Holding Ltd. dengan kepemilikan sekitar 51 persen saham.
Bukan hanya berkutat dalam sektor rokok dan perbankan, mereka juga terlibat dalam bisnis perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat, memiliki properti seperti Grand Indonesia, dan turut serta dalam industri elektronik melalui Polytron. Kehilangan Michael Bambang Hartono menjadi duka yang mendalam bagi banyak pihak, sementara warisan bisnisnya akan terus menjadi kenangan yang terukir dalam sejarah Indonesia.


