27.4 C
Jakarta
Monday, April 13, 2026
HomeBeritaTragedi Ledakan Senapan Rakitan di Sekolah Riau: Siswa SMP Tewas

Tragedi Ledakan Senapan Rakitan di Sekolah Riau: Siswa SMP Tewas

Kamis, 9 April 2026 – 11:01 WIB

Polres Siak tengah menyelidiki insiden tragis yang menimpa seorang siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak, MA (15), yang meninggal karena ledakan senapan rakitan saat sedang mengikuti ujian praktik sains. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, menjelaskan bahwa kejadian terjadi pada Rabu, 8 April 2026, ketika MA mempraktikkan alat yang diduga senapan rakitan dan tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan luka serius di bagian kepala korban. Tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti yang kemudian akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor) guna penyelidikan lebih lanjut.

Insiden terjadi saat itu adalah jam kegiatan ujian praktek sains pelajaran IPA di mana setiap kelompok siswa ditugaskan untuk memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan. Ketika giliran kelompok MA, MA meminta teman-temannya menjauh dari titik TKP karena dia akan mempraktikkan senapan 3D rakitan yang telah dibuat. Saat MA melakukan tembakan dengan senapan rakitannya, terjadilah ledakan yang mengakibatkan pecahan senapan berhamburan dan mencelakai MA, yang kemudian meninggal dunia meskipun telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Informasi yang diperoleh mengindikasikan bahwa bahan dalam senapan rakitan tersebut berupa bagian-bagian plastik, potongan besi, dan bubuk hitam, namun jenis bubuk hitam itu masih harus dipastikan oleh uji laboratorium.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti ledakan ini, sehingga penting bagi masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang bersifat spekulatif. Berita sebelumnya menyebutkan bahwa insiden ledakan senapan rakitan ini telah menyebabkan MA meninggal dunia setelah mengalami luka di kepala saat ujian praktik sains. Polisi saat ini tengah memeriksa barang bukti terkait proyek sains itu untuk mengungkap fakta yang sebenarnya dalam kasus ini.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER