Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, telah mengajukan permintaan kepada mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), untuk menyampaikan saran dan kritik secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat komunikasi konstruktif dalam pemerintahan. Saleh menggarisbawahi bahwa ruang dialog antara Presiden dan berbagai elemen masyarakat selama ini sudah terbuka lebar, termasuk bagi tokoh nasional untuk menyampaikan pandangan secara langsung. Menurutnya, Presiden Prabowo senang mendengar saran dan kritik serta sering mengundang para tokoh untuk berdiskusi di Istana.
Saleh juga menekankan bahwa forum dialog tersebut melibatkan berbagai kalangan, mulai dari birokrat, ulama, akademisi, hingga aktivis dan media massa sehingga mencerminkan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi publik. Ia menilai bahwa penyampaian kritik secara langsung akan lebih efektif dan berdampak. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kapasitas dan pengalaman JK menjadi nilai penting dalam memberikan masukan strategis bagi pemerintah.
Menurut Saleh, penyampaian kritik secara langsung akan lebih tepat bagi tokoh dengan posisi dan pengalaman seperti JK sehingga dapat mendorong solusi yang lebih konkret. Ia menegaskan bahwa kritik tetap penting dalam demokrasi, namun harus disampaikan melalui cara yang konstruktif dan sesuai konteks. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi serta mendorong kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan publik.


