Pada Senin, 13 April 2026, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengungkapkan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dan penting dalam demokrasi. Meskipun demikian, Kaesang juga menegaskan pentingnya menyampaikan kritik dengan cara yang tidak merusak situasi. Hal ini merupakan tanggapan atas kritik terbuka yang dilontarkan oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).
Menurut Kaesang, dalam konteks demokrasi, kritik memang merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Namun, yang dibutuhkan saat ini adalah suasana yang tenang dan tidak memicu kerusuhan. Kaesang juga mengajak para tokoh bangsa untuk bersama-sama membangun narasi yang menenangkan dan memperkuat kepercayaan publik. Di tengah kondisi masyarakat yang memerlukan kepastian, para pemimpin diminta untuk menjadi bagian dari solusi, bukan memperkeruh situasi.
Lebih lanjut, Kaesang menekankan bahwa Indonesia saat ini bukanlah saat yang tepat untuk melakukan manuver politik yang dapat melemahkan. Yang dibutuhkan adalah persatuan, kerja sama, dan kolaborasi dengan rakyat untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada. Hal ini sejalan dengan upaya membangun kepercayaan publik dan menghadapi semua rintangan yang muncul.


