29.7 C
Jakarta
Thursday, May 21, 2026
HomeKesehatanObesitas di Usia 20-an Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 70%

Obesitas di Usia 20-an Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 70%

Obesitas pada usia muda sering dianggap sepele, padahal memiliki risiko kesehatan serius yang dapat meningkatkan kemungkinan kematian dini. Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi dari Health Collaborative Center (HCC) Indonesia mengungkapkan bahwa obesitas pada usia 20-an tidak hanya menyebabkan masalah berat badan, tetapi juga terkait dengan gangguan metabolik yang berlangsung lama.

Penelitian dari Universitas Lund, Swedia, menemukan bahwa individu yang mengalami obesitas pada usia 17 hingga 29 tahun memiliki risiko kematian dini hingga 70 persen lebih tinggi daripada yang memiliki berat badan normal. Kenaikan berat badan yang terjadi secara perlahan pada generasi muda perlu diwaspadai, karena tubuh terpapar kondisi metabolik buruk dalam waktu yang lebih lama.

Obesitas bukan hanya tentang angka di timbangan, tetapi juga dapat memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga tekanan darah tinggi. Berbagai masalah kesehatan lainnya juga berkaitan dengan obesitas, seperti perlemakan hati, gangguan hormon, stres, dan rendahnya kepercayaan diri.

Obesitas dapat dicegah dengan langkah sederhana seperti rutin bergerak, mengurangi konsumsi gula dan lemak, menjaga pola tidur yang cukup, dan mengatur pola makan tanpa harus menjalani diet ekstrem. Kunci utama dalam mencegah obesitas adalah konsistensi dalam melakukan perubahan kecil yang memberikan dampak besar bagi kesehatan.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER