Pada hari Rabu sekitar pukul 15.30 WIB, satu petani di Nagari (Desa) Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meninggal dunia dan dua petani lainnya mengalami luka serius akibat tersambar petir. Kejadian ini bermula ketika para korban dan dua rekan lainnya berteduh di dalam tenda setelah memanen padi di Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Agam. Saat hujan turun bersamaan dengan petir, petir menyambar tenda di mana para korban berada. Seorang petani bernama Syafrinaldi (51) meninggal di tempat, sementara dua korban lainnya mengalami luka dan sedang mendapat perawatan di rumah sakit. Syafrinaldi mengalami luka bakar di dada yang menyebabkan kematiannya, sedangkan dua korban lainnya mengalami gangguan pendengaran akibat sambaran petir. Semua korban segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Sandi Nugroho, juga memberikan bantuan rumah tinggal baru kepada dua petani lansia di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Mengingat kejadian tragis ini, penting untuk selalu waspada saat cuaca buruk dan tetap menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di luar ruangan.


