33.1 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeBeritaAlasan SMAN 1 Pontianak Menolak Cerdas Cermat Ulang: Polemik Nilai Juri Viral

Alasan SMAN 1 Pontianak Menolak Cerdas Cermat Ulang: Polemik Nilai Juri Viral

Polemik LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat

Polemik mengenai final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat telah mencapai babak baru. Setelah terjadi kontroversi terkait pengurangan poin terhadap peserta SMAN 1 Pontianak, sekolah tersebut akhirnya memutuskan untuk tidak mengikuti lomba ulang yang diadakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Keputusan Resmi dari SMAN 1 Pontianak

Pihak sekolah mengambil keputusan ini melalui pernyataan sikap resmi yang dikeluarkan oleh Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, pada tanggal 14 Mei 2026. Mereka menegaskan bahwa langkah yang diambil bukan untuk menyerang pihak tertentu atau membatalkan hasil lomba, melainkan untuk mencari klarifikasi terkait mekanisme penilaian yang dinilai menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.

“Langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi, guna terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” demikian isi pernyataan resmi tersebut.

Dukungan Penuh kepada SMAN 1 Sambas

Selain itu, SMAN 1 Pontianak juga menegaskan bahwa mereka menghormati hasil lomba dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang telah ditetapkan sebagai perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional. Mereka menjelaskan bahwa tidak akan terlibat dalam final ulang yang diumumkan sebelumnya oleh MPR RI.

SMAN 1 Pontianak berharap agar semua pihak dapat menghentikan kegaduhan dan memprioritaskan semangat persatuan. Mereka juga meminta maaf atas polemik yang terjadi serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan.

Kronologi Kontroversi Nilai Juri

Kontroversi tersebut bermula ketika final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat berlangsung di Pontianak pada tanggal 9 Mei 2026. Dalam ajang tersebut, terdapat sembilan SMA dari berbagai daerah di Kalimantan Barat yang berpartisipasi. Setelah babak penyisihan, SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau berhasil lolos ke babak final.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER