26.5 C
Jakarta
Monday, September 14, 2026
HomeBeritaLegislator DPR: Karhutla di Kalimantan Harus Ditetapkan Bencana Nasional

Legislator DPR: Karhutla di Kalimantan Harus Ditetapkan Bencana Nasional





Atasi Karhutla <a href="https://metrokota.co/2026/09/02/pemerintah-berikan-izin-35-pesawat-asing-bantu-penanganan-karhutla-kalimantan/">Kalimantan</a>, Modifikasi Cuaca Terus Dioptimalkan

Legislator DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla di Kalimantan Sebagai Bencana Nasional

Pada Jumat, 21 Agustus 2026, anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyuarakan permintaan kepada pemerintah untuk mengakui kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan sebagai bencana nasional.

Masalah Karhutla di Kalimantan

Dalam penegasannya, Daniel Johan menegaskan bahwa karhutla di Kalimantan telah menyebabkan gangguan serius bagi aktivitas warga, mengancam kesehatan masyarakat, dan merusak perekonomian lokal.

Data Karhutla dan Permintaan Aksi Cepat

Daniel mengajukan permintaan agar data mengenai titik karhutla di Kalimantan yang sudah disimpan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera diambil tindakan untuk melakukan pemadaman dengan segera.

Menurut data BNPB, Kalimantan Tengah memiliki jumlah titik panas tertinggi dengan 767 titik, sementara Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara juga terkena dampak karhutla.

Pemadaman dan Upaya Penanggulangan

Daniel menyerukan bahwa setiap titik panas perlu segera ditangani dan diverifikasi untuk memprioritaskan penanganan di lapangan. Dia juga menyarankan penggunaan metode pemadaman yang efektif untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Selain memberi perhatian kepada proses pemadaman, Daniel juga meminta agar masyarakat yang terlibat dalam upaya memadamkan karhutla dilengkapi dengan perlindungan dan alat pemadam yang memadai.

Untuk mengatasi karhutla, Daniel menyarankan pemerintah untuk mengirimkan pasukan pemadam dan tim darat yang fokus pada titik api di lahan gambut. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Sumber: VIVA.co.id

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER