Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan besar terhadap jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri hanya sehari setelah resmi dilantik. Mutasi itu dituangkan dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 yang ditetapkan pada 2 Oktober 2026.
Dalam surat tersebut, 88 personel Polri mendapat penugasan atau jabatan baru. Para personel yang dimutasi diwajibkan mulai melaksanakan tugas di tempat baru paling lambat 14 hari sejak keputusan mutasi ditetapkan.
Perubahan mencakup jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri, penugasan pada sejumlah lembaga, serta posisi kepala kepolisian daerah. Salah satu pergeseran utama terjadi pada jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Perubahan di jabatan strategis Mabes Polri
Komjen Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat Irwasum Polri dipindahtugaskan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Posisi Irwasum kemudian diisi Komjen Asep Edi Suheri, yang sebelumnya merupakan Kapolda Metro Jaya.
Jabatan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri kini ditempati Irjen Dedy Kusuma Bakti. Sementara itu, sejumlah posisi penting lain juga mengalami pergantian.
Irjen Asep Safrudin, sebelumnya Kapolda Kepulauan Riau, ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri. Irjen Hery Herjawan yang sebelumnya menjabat Kapolda Riau menjadi Kabaharkam Polri. Jabatan Aslog Kapolri beralih dari Irjen Suwono Nainggolan kepada Brigjen Agus Dwi Hermawan, yang sebelumnya merupakan Pati Bareskrim Polri. Suwono selanjutnya ditugaskan sebagai Kapolda Maluku.
Mutasi juga menempatkan Brigjen Putu Putera Sadana sebagai Wakabareskrim. Irjen Rudi Darmoko menjadi Kalemdiklat Polri, Irjen Victor Alexander Lateka ditugaskan sebagai Wadankorbrimob Polri, dan Irjen Mahmud Nazly Harahap dipercaya menduduki jabatan Kadivpropam Polri.
Penugasan ke lembaga dan jabatan lainnya
Sejumlah pejabat lain mendapat penugasan di luar struktur jabatan utama Polri. Komjen Yuda Gustawan dimutasi menjadi Pati Baintelkam di Kantor Staf Presiden. Komjen Syahardiantono menjadi Pati Bareskrim Polri pada Kantor Staf Presiden.
Irjen Panca Putra ditugaskan sebagai Pati Bareskrim Polri di Kementerian Hukum, sedangkan Irjen Kristiyono menjadi Pati Bareskrim Polri di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Irjen Nunung Syaifuddin dan Irjen Jayadi ditetapkan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I. Irjen Abdul Karim menjadi Kasespim Lemdiklat Polri.
Jabatan lain yang turut berubah adalah Sahlisosek Kapolri yang kini ditempati Irjen Midi Siswoko serta Astamarena Kapolri yang diisi Irjen Andik Setiyono. Rangkaian mutasi tersebut menjadi langkah awal penyusunan ulang jajaran kepolisian setelah Suyudi Ario Seto memimpin Polri.


