24.4 C
Jakarta
Saturday, January 17, 2026
HomeprabowoDampak Ekonomi Program MBG: Serap 94 Ribu Tenaga Kerja

Dampak Ekonomi Program MBG: Serap 94 Ribu Tenaga Kerja

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak positif tidak hanya dalam meningkatkan asupan gizi siswa, ibu hamil, dan balita, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dalam hampir tujuh bulan pelaksanaan, program ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 94 ribu orang yang tersebar di 2.391 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penyerapan tenaga kerja terus tumbuh seiring dengan penambahan SPPG di berbagai daerah. Awalnya, terdapat 7 ribu tenaga kerja pada bulan Januari, lalu naik menjadi 68 ribu pada bulan April, kemudian mencapai 72 ribu pada akhir Juni, dan akhirnya meningkat drastis menjadi 94 ribu pada bulan Juli.

Dari segi penyerapan anggaran, terjadi peningkatan yang signifikan. Mulai dari Rp1-2 triliun di awal program (Januari-April), meningkat menjadi Rp4,4 triliun pada Juni dan mencapai Rp5,1 triliun pada akhir semester I tahun 2025, atau sebanyak 7,1% dari alokasi anggaran total Rp71 triliun.

Menurut Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Fithra Faisal, Program MBG memiliki dampak positif pada ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan kerja. Fithra menyatakan bahwa serapan tenaga kerja diprediksi akan terus bertambah seiring dengan percepatan pencairan anggaran di semester II. Prediksi Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan bahwa akan ada 20 juta penerima manfaat MBG di 8 ribu SPPG pada bulan Agustus, dengan total anggaran yang terserap diperkirakan mencapai Rp8 triliun.

BGN juga berencana merekrut tenaga kerja dari keluarga miskin (desil 1 dan desil 2) untuk dapur SPPG sebagai upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mendukung keluarga prasejahtera. Fithra menilai langkah ini sebagai upaya positif dalam mengurangi kemiskinan ekstrim dan mempercepat manajemen serta logistik dalam Program MBG.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER