Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dimanfaatkan oleh 70 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2025. Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dilakukan di 10.225 puskesmas, mencakup 99 persen dari total jumlah puskesmas di Indonesia. Diungkapkan oleh Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, bahwa masih terdapat beberapa puskesmas yang belum melaksanakan program ini, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Data menunjukkan bahwa partisipasi peserta perempuan dalam CKG lebih tinggi, mencapai 54,39 persen atau setara dengan 39,58 juta orang, sementara peserta laki-laki sebanyak 45,61 persen atau setara dengan 33,2 juta orang. Pada awal pelaksanaan CKG, mayoritas partisipan adalah perempuan dengan persentase 64 persen perempuan dan 35 persen laki-laki pada bulan Maret. Namun, pada bulan Desember 2025, jumlah partisipan laki-laki mengalami peningkatan.
Sementara itu, provinsi-provinsi dengan jumlah partisipan CKG terbanyak adalah Jawa Tengah (14,4 juta), Jawa Timur (13 juta), dan Jawa Barat (10,3 juta). Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan program CKG untuk memantau kesehatan mereka secara gratis.


