Selama bulan suci Ramadan, takjil primadona yang banyak dikonsumsi adalah kurma. Konsumsi kurma setelah berbuka puasa tidak hanya merupakan bagian dari sunah nabi Muhammad SAW, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Kandungan gula alami fruktosa dan glukosa dalam kurma membantu tubuh mendapatkan kembali energi setelah berpuasa lebih dari 12 jam. Selain itu, serat yang terkandung dalam kurma dapat menekan rasa lapar berlebihan dan menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun, perlu diwaspadai bahwa kurma Medjool yang diekspor dari Israel mencapai 70%. Israel diketahui telah mengambil alih kebun kurma di Palestina secara paksa. Untuk menghindari kurma yang terafiliasi dengan perusahaan Israel, disarankan untuk selalu memeriksa label kemasan dan nama eksportir pertanian yang tertera. Beberapa perusahaan besar yang perlu dihindari saat membeli kurma adalah Hadiklaim, Mehadrin, MTex, Galilee Export, Edom, Carmal Agrexco, dan Arava. Dengan mengikuti panduan ini, kita dapat memastikan untuk tidak mengonsumsi kurma yang berasal dari Israel selama bulan Ramadan.


