Pada Minggu malam, 22 Februari 2026, warga di sejumlah wilayah Bali mengalami pemadaman listrik yang membuat mereka waswas. Gangguan ini terjadi hampir bersamaan di Kabupaten Badung, Kota Denpasar, hingga Kabupaten Tabanan, memicu keluhan masyarakat di media sosial dan layanan pelanggan.
Setelah kejadian tersebut, pihak PLN akhirnya memberikan penjelasan tentang penyebab insiden tersebut. Menurut Manajer Komunikasi PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana, pemadaman bukan disebabkan oleh gangguan lokal, melainkan karena masalah pada sistem transmisi besar yang menghubungkan pasokan listrik dari Pulau Jawa ke Bali.
PLN melakukan langkah cepat untuk memulihkan sistem dan menormalisasi suplai listrik. Tim teknis PLN dikerahkan untuk memperbaiki jaringan dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan.
Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, PLN berhasil memastikan seluruh sistem kelistrikan di Bali kembali normal pada Minggu malam. PLN juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat dan menegaskan bahwa pemantauan jaringan terus dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik.
Bagi pelanggan yang masih mengalami gangguan listrik, PLN mengimbau untuk segera melapor melalui Contact Center 123 atau aplikasi PLN Mobile agar cepat ditangani oleh petugas. Kejadian ini memang sempat membuat sejumlah wilayah di Bali mengalami pemadaman, namun kondisi kembali stabil kurang dari satu jam setelah kejadian.


