Bulan Ramadan adalah saat spesial bagi banyak keluarga, termasuk penyanyi dangdut Inul Daratista. Bagi Inul, persiapan menu berbuka bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi juga cara sederhana untuk menjaga kehangatan dan keharmonisan dalam rumah tangga. Dalam acara Ramadan Media Gathering 2026 yang diselenggarakan oleh Frisian Flag Indonesia di Jakarta, Inul berbagi pengalaman tentang tradisinya selama bulan suci. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu untuk “me-reset” hubungan keluarga. Bersama suaminya, Adam Suseno, Inul menekankan pentingnya waktu sahur dan berbuka sebagai momen berharga untuk meningkatkan interaksi keluarga. Mereka seringkali memasak menu berbuka bersama di rumah, yang menciptakan suasana hangat dan membuat mereka bisa lebih banyak bersama selama bulan Ramadan.
Adam Suseno juga memberikan pesan kepada suami untuk lebih memberi apresiasi pada istri yang menyiapkan hidangan berbuka puasa. Menurutnya, bentuk dukungan seperti membantu menyiapkan takjil sudah memiliki arti yang besar. Kebiasaan menyiapkan menu buka bersama ini tidak hanya menghadirkan kehangatan dalam keluarga, tetapi juga penting bagi kesehatan. Inul selalu memastikan asupan nutrisi keluarganya seimbang selama menjalankan ibadah puasa, dengan menyajikan susu untuk protein, mineral, dan kalsium. Dokter Gia Pratama membahas pentingnya menjaga asupan nutrisi selama puasa, dengan mengingatkan bahwa puasa seharusnya mengurangi kalori, bukan nutrisi. Perhatian terhadap asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral saat sahur dan berbuka penting untuk menjaga energi sepanjang hari.
Andrew Saputro dari Frisian Flag Indonesia juga mengimbau keluarga untuk memperhatikan pola makan seimbang selama Ramadan agar ibadah bisa berjalan optimal. Bagi Inul, menu buka puasa bukan hanya sekadar tentang makanan, tetapi juga tentang kebersamaan, apresiasi, dan perhatian pada kesehatan keluarga. Ramadan merupakan saat yang tepat untuk memperkuat hubungan, berbagi peran, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama orang terdekat.


