32.6 C
Jakarta
Tuesday, May 19, 2026
HomeKesehatanMenu Buka Puasa dan Kesehatan Kulit: Penjelasan Dosen IPB

Menu Buka Puasa dan Kesehatan Kulit: Penjelasan Dosen IPB

Memastikan kesehatan kulit selama bulan Ramadan bukan hanya dengan perawatan kulit luar, tetapi juga melibatkan menu buka puasa. Dr. Rachmah Diana Putri dari IPB University, menjelaskan bahwa apa yang kita makan dan minum saat sahur dan berbuka puasa akan berdampak pada kondisi kulit. Menjaga kelembapan kulit dari dalam sangat penting, oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat berbuka, dengan komposisi piring yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan sesuai porsi. Hindari makanan manis dan berminyak secara berlebihan karena dapat mempengaruhi kondisi kulit.

Tak hanya itu, asupan cairan juga tidak boleh diabaikan. Disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas air putih per hari dengan waktu yang tepat. Buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, dan mentimun juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Konsumsi kafein dan minuman bersoda sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan risiko kekurangan cairan tubuh.

Selain menjaga pola makan dan minum yang sehat, disarankan juga untuk tetap aktif saat puasa. Aktivitas fisik ringan seperti yoga atau jalan cepat dapat membantu meningkatkan metabolisme dan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk kulit. Ini dapat membuat kulit terlihat lebih segar dan sehat.

Perawatan kulit dari luar juga tetap penting. Pastikan untuk membersihkan wajah dua hingga tiga kali sehari dengan sabun yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari penggunaan sabun antiseptik yang bisa membuat kulit semakin kering. Gunakan juga pelembap setelah mandi, terutama di area wajah, siku, leher, dan kaki. Jangan lupa untuk menggunakan lip balm tanpa aroma menyengat untuk mencegah bibir kering dan iritasi.

Terakhir, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya minimal SPF 30, terutama saat berpuasa di bawah sinar matahari. Hal ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Jika memerlukan perawatan tambahan menjelang Idulfitri, konsultasikan dengan dokter spesialis dermatologi untuk saran yang tepat.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER