Di samping menjaga kesehatan mata dengan nutrisi, perlu diingat bahwa ada beberapa hal yang dapat membantu melindungi mata dari gangguan yang lebih serius. Nutrisi penting seperti vitamin C dan E, yang kaya antioksidan, dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan pada jaringan mata. Selain itu, makanan tinggi lutein dan zeaxanthin seperti brokoli, bayam, dan kale dapat memberikan perlindungan alami bagi retina dari cahaya biru dan stres oksidatif. Diet yang kaya akan buah, sayur, biji-bijian, dan ikan laut telah terbukti dapat memperlambat proses degeneratif pada mata, serta mengurangi risiko munculnya floaters.
Penting juga untuk menghindari cedera pada mata, karena benturan keras pada kepala atau mata bisa menyebabkan pergeseran cairan vitreous yang mendadak dan berpotensi merusak retina. Penggunaan pelindung mata saat berolahraga ekstrem atau bekerja dengan benda tajam dapat membantu mencegah hal tersebut. Selain itu, merokok juga harus dihindari karena dapat mempercepat degenerasi makula dan mengurangi aliran darah ke retina. Rokok juga mengandung nikotin dan radikal bebas yang dapat mempercepat pembentukan floaters dengan merusak kolagen vitreous.
Selain itu, penting untuk memberikan istirahat kepada mata dari paparan layar gadget seperti komputer dan HP. Walaupun tidak langsung menyebabkan floaters, namun menatap layar dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan mata yang memperburuk persepsi terhadap bintik-bintik melayang. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk mengikuti aturan 20-20-20: setiap 20 menit, berikan istirahat mata selama 20 detik dengan melihat objek yang berjarak sekitar 20 kaki (sekitar 6 meter). Dengan menerapkan langkah-langkah ini, diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan mata Anda dan mengurangi risiko floaters.


