32.6 C
Jakarta
Tuesday, May 19, 2026
HomeKesehatanShenina Cinnamon Alami Hyperemesis Gravidarum: Pengertian & Penanganannya

Shenina Cinnamon Alami Hyperemesis Gravidarum: Pengertian & Penanganannya

Shenina Cinnamon, aktris dan pasangan Angga Yunanda, mengungkapkan pengalamannya menghadapi hyperemesis gravidarum selama kehamilan. Meskipun mengalami masa sulit awal kehamilan dengan gejala mual dan muntah parah, ia kini sudah melewati fase tersebut tanpa harus sering masuk rumah sakit. Hyperemesis gravidarum memengaruhi sekitar 3,5 dari 1.000 wanita hamil, berbeda dengan morning sickness yang dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Gejala hyperemesis gravidarum lebih parah dan bisa menyebabkan dehidrasi serta penurunan berat badan. Meskipun umumnya gejalanya mereda menjelang akhir trimester pertama, beberapa ibu hamil bisa mengalami hiperemesis gravidarum yang berkepanjangan. Kondisi ini biasanya terjadi antara minggu ke-4 dan ke-6 kehamilan dan mencapai puncaknya sekitar minggu ke-9 hingga ke-13. Meskipun gejala bisa membaik pada minggu ke-20, tidak semua kasus demikian.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER