33.1 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeKesehatanOperasi Bibir Sumbing Gratis di RS Permata Jonggol: Harapan Baru Anak-Anak

Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Permata Jonggol: Harapan Baru Anak-Anak

Nova dan Haris: Menyongsong Harapan Baru Lewat Program Operasi Gratis

Memiliki anak dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan khusus tentu menjadi tantangan besar bagi setiap orang tua. Hal ini juga dirasakan oleh Novianti dan Haris, yang memiliki anak yang mengalami bibir sumbing dan celah pada langit-langit mulut. Namun, berkat program operasi gratis yang diselenggarakan oleh KukuBima, Yayasan TOP, dan RS Permata Jonggol, mereka kini memiliki harapan baru untuk sang buah hati.

Novianti dan Maher: Melihat Masa Depan Cerah Tanpa Rasa Minder

Novianti, ibu dari Maher yang berusia 9 bulan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti program operasi gratis ini. Bagi Novi, bukan hanya masalah biaya yang teratasi, namun ia juga berharap agar Maher bisa tumbuh tanpa rasa minder dan menjalani kehidupan layaknya anak-anak lainnya.

Meskipun awalnya terkejut, Novianti bersama keluarga berusaha menjaga Maher sebaik mungkin. Kondisi Maher tidak hanya memengaruhi aspek fisik, tetapi juga kesehatan secara menyeluruh. Dengan adanya program operasi ini, Novianti dan Maher kini memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Haris dan Hayat: Menantikan Kepulangan Sang Anak Lebih Percaya Diri

Di sisi lain, Haris Hidayat merasakan kebahagiaan yang sama atas kesempatan operasi gratis untuk anaknya, Hayat Banyuwira yang berusia 9 tahun. Haris berharap bahwa setelah menjalani operasi, Hayat tidak hanya akan sembuh secara fisik, tetapi juga mendapatkan kepercayaan diri yang lebih baik.

Tantangan terbesar bagi Haris bukan hanya terletak pada kondisi fisik Hayat, tetapi juga dampak mental yang beliau alami sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari program operasi gratis ini, Haris dan keluarga yakin bahwa Hayat akan memiliki masa depan yang lebih cerah tanpa rasa minder.

Program operasi gratis ini adalah bagian dari upaya Sido Muncul, Yayasan TOP, dan RS Permata Jonggol dalam membantu penderita bibir sumbing dan celah langit-langit mulut di Indonesia. Sejak 2018, sebanyak 774 pasien telah menerima bantuan operasi bibir sumbing dari program ini.

Di usianya yang ke-75 tahun, Sido Muncul terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia melalui program-program kemanusiaan yang berdampak nyata. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Yayasan TOP, semakin memperkuat semangat untuk terus berbuat kebaikan dan memberikan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER