30.7 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeKesehatanRed Flag Daycare: Perilaku Anak dan Kewaspadaan Orangtua

Red Flag Daycare: Perilaku Anak dan Kewaspadaan Orangtua

Kasus Penelantaran Anak Mencuat di Aceh, Orangtua Wajib Waspada

Belum lama ini, kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta menghebohkan publik. Namun, tidak berlangsung lama setelahnya, kasus serupa juga terjadi di Aceh. Rentetan peristiwa seperti ini tentu memicu kekhawatiran tersendiri bagi para orangtua terkait keamanan anak di tempat penitipan.

Orangtua perlu memahami bahwa anak seringkali terbatas dalam mengungkapkan pengalaman mereka secara verbal. Oleh karena itu, perubahan perilaku menjadi sinyal penting yang harus diperhatikan dengan seksama.

Red Flag yang Perlu Diwaspadai

Menurut Jovita Maria Ferliana, M.Psi, seorang Psikolog, terdapat beberapa “red flag” yang patut dicurigai dan ditelusuri lebih lanjut oleh orangtua:

  1. Anak yang menolak pergi ke daycare tanpa alasan jelas.
  2. Perilaku anak yang lebih takut, cemas, atau sering menangis setelah kembali dari daycare.
  3. Perubahan signifikan dalam pola makan dan tidur anak.
  4. Perilaku agresif atau penarikan diri yang tidak lazim.
  5. Ketakutan terhadap nama pengasuh tertentu.

Selain dari perubahan perilaku, kondisi fisik anak juga perlu diperhatikan. Luka pada tubuh anak yang tidak konsisten dengan penjelasan yang diberikan, serta sikap defensif atau tidak transparan dari pengasuh daycare, juga menjadi tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.

Komunikasi Lewat Perilaku

Psikolog dari Little Shine Psychological Services di Jakarta Barat menekankan pentingnya bagi orangtua untuk sensitif terhadap perilaku anak sebagai bentuk komunikasi mereka. Adanya CCTV di daycare juga menjadi hal yang penting, karena dapat membantu orangtua mengawasi kondisi anak secara lebih terperinci.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER