26.5 C
Jakarta
Monday, September 14, 2026
HomeBeritaAlasan BMKG Belum Bisa Lakukan Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla

Alasan BMKG Belum Bisa Lakukan Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla

Operasi Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla Belum Bisa Dilakukan

Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami hambatan. Alasannya adalah belum terbentuknya awan konvektif yang menjadi syarat utama untuk penyemaian garam.

OMC: Upaya Tingkatkan Potensi Hujan

OMC merupakan tindakan intervensi yang dilakukan untuk meningkatkan potensi hujan dengan cara menyemai garam atau Natrium Klorida (NaCl) ke dalam gumpalan awan. Langkah ini melibatkan pesawat khusus berbasis data ilmiah dan melibatkan tim ahli dari BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI Angkatan Udara.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan pelaksanaan OMC dalam waktu 10 hari ke depan. Hal ini bergantung pada pertumbuhan awan di masing-masing wilayah.

Eskalasi Karhutla di Berbagai Daerah

Pernyataan BMKG ini juga sebagai respons terhadap eskalasi kejadian karhutla di sejumlah daerah yang dilaporkan oleh BNPB selama periode 7-10 Agustus 2026. Kebakaran melanda berbagai titik di Pulau Sumatera, Jawa, Bangka Belitung, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Papua Barat Daya.

Salah satu daerah yang terdampak signifikan adalah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Jawa Timur. Luas lahan terbakar mencapai 520 hektare, sehingga otoritas taman nasional harus menutup seluruh pintu masuk wisata sejak 8 Agustus lalu.

Dampak karhutla juga terasa di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, dan daerah lain. Di Jawa Timur, tercatat lahan Perhutani di Gunung Watangan Jember terbakar, sementara Jawa Barat dan Jawa Tengah juga mengalami kebakaran lahan akibat pembakaran sampah. Di Sulawesi, terdapat kebakaran di Pulau Bakalan, Banggai Kepulauan, dan Gunung Batu Pongki, Tojo Una-Una.

Diluar Jawa dan Sulawesi, karhutla juga meluas ke daerah lain seperti Halmahera Timur, Sorong, Belitung Timur, dan Aceh Besar.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER