26.5 C
Jakarta
Monday, September 14, 2026
HomeBeritaSyarikat Islam Mendorong Lawan Hoaks Demi Persatuan dan Ekonomi Nasional

Syarikat Islam Mendorong Lawan Hoaks Demi Persatuan dan Ekonomi Nasional

Syarikat Islam Minta Masyarakat Waspadai Provokasi Hoaks Jelang Peringatan HUT RI ke-81

Pada Senin, 10 Agustus 2026, Ketua Bidang Organisasi Serumpun Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan, menyerukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi mengenai ajakan kerusuhan atau narasi provokatif. Hal ini disampaikan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Kritis

Menurut Muhammad Nur Ohoitenan, penting bagi masyarakat untuk tetap tenang, kritis, serta memastikan kebenaran sumber informasi sebelum menyebarkannya. Ia menekankan agar tidak langsung percaya pada informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat membahayakan stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi.

Ajakan Damai dalam Menyalurkan Aspirasi

Muhammad Nur Ohoitenan juga menegaskan bahwa sementara hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat harus dihormati, penggunaannya harus dilakukan secara damai dan bertanggung jawab. Ia menyatakan bahwa kritik dan perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, namun perlu dihindari provokasi, informasi palsu, maupun tindakan yang dapat merusak persatuan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan optimisme nasional. Dalam era digital ini, penting untuk menggunakan ruang online dengan bijak untuk memperkuat kepercayaan publik, menyebarkan informasi yang benar, dan menjaga suasana kondusif.

Pesan Penutup

Pesan terakhir dari Muhammad Nur Ohoitenan adalah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Dalam upaya mencegah provokasi, menjaga kedamaian, serta stabilitas, ia berharap agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga Indonesia.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER