33.8 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
HomePolitikKronologi Sopir Travel Asal Toraja Ditembak di Wamena

Kronologi Sopir Travel Asal Toraja Ditembak di Wamena

Aris Sanda alias Bapak Tasya, sopir travel asal Toraja, ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan yang terbakar di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebelumnya, ia dilaporkan dipisahkan dari rombongan penumpang setelah kendaraan yang dikemudikannya dihentikan kelompok bersenjata di jalur Wamena-Mbua.

Rombongan dihentikan di jalur Wamena-Mbua

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/9) sekitar pukul 06.00 WIT. Saat itu, Aris mengemudikan kendaraan lajuran dari Wamena menuju Mbua dengan membawa sejumlah penumpang.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, rombongan kendaraan tersebut dihentikan sekelompok orang bersenjata di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya.

Para pengemudi dan penumpang kemudian diperiksa. Setelah pemeriksaan selesai, para penumpang diperintahkan kembali ke arah Wamena. Aris tidak ikut kembali bersama rombongan, melainkan dipisahkan dan dibawa menuju kawasan Danau Habema.

Informasi mengenai pemisahan tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat keamanan melalui pencarian di sekitar lokasi. Dalam perkembangan penyelidikan, Aris disebut sempat disandera oleh kelompok bersenjata.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan Aris berada di tengah jalan dan dikelilingi sejumlah orang yang membawa senjata. Dalam video itu, ia juga terlihat diminta memegang bendera Bintang Kejora serta menyampaikan pernyataan mengenai Papua. Polisi dan aparat keamanan masih mendalami rekaman tersebut bersama rangkaian kejadian yang menyertainya.

Korban ditemukan di dalam kendaraan terbakar

Sehari setelah penghadangan, Rabu (16/9), personel Koops TNI Habema melakukan pencarian dan penyisiran di kawasan Danau Habema. Tim kemudian menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar.

Jenazah Aris ditemukan di dalam kendaraan tersebut. Kendaraan dan jenazah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Wamena untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Rabu pagi, aparat masih menyatakan kendaraan dan jenazah belum ditemukan. Proses pencarian saat itu terkendala cuaca serta kabut tebal di sekitar lokasi. Beberapa jam kemudian, tim gabungan berhasil menemukan kendaraan sekaligus jenazah korban.

Setelah penemuan tersebut, aparat gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti. Polisi juga menyelidiki lokasi penghadangan dan tempat kendaraan ditemukan, termasuk mendalami dugaan penggunaan senjata api dalam peristiwa itu.

Penyidikan masih berjalan

Aris diketahui merupakan sopir lajuran yang melayani perjalanan masyarakat dari Wamena menuju wilayah pedalaman, termasuk Mbua. Menurut keterangan TNI, ia sedang menjalankan pekerjaannya, membawa kebutuhan logistik, dan melayani transportasi masyarakat ketika kejadian berlangsung.

Aparat melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat. TNI menyebut kelompok tersebut berkaitan dengan OPM Kodap III Ndugama. Namun, penyidik masih berupaya memastikan pihak yang bertanggung jawab serta rangkaian kejadian secara utuh.

Hingga Kamis (17/9), penyelidikan masih mencakup dugaan penghadangan, pemisahan korban dari rombongan, penyanderaan, penembakan, dan pembakaran kendaraan. Informasi mengenai pelaku dan motif masih mengacu pada keterangan aparat serta hasil penyidikan yang telah disampaikan kepada publik.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER