23.9 C
Jakarta
Saturday, March 7, 2026
HomeBeritaTips Kapolri Untuk Antisipasi Kemacetan di Pelabuhan Merak

Tips Kapolri Untuk Antisipasi Kemacetan di Pelabuhan Merak

Antrean panjang di pelabuhan penyeberangan saat musim mudik bukan situasi baru bagi masyarakat Indonesia. Membelajar dari pengalaman tahun sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperkenalkan metode baru untuk mengurangi penumpukan kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026. Usulan ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Jakarta Selatan pada Senin, 2 Maret 2026. Titik fokus utama dari usulan tersebut adalah wilayah Banten, terutama jalur penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera.

Kapolri menekankan penggunaan skema rekayasa lalu lintas secara bertahap yang mencakup tiga pelabuhan utama, yaitu Merak, Ciwandan, dan BBJ. Dalam penerapan skema ini, pelabuhan Merak dibagi menjadi tiga kategori situasi, yaitu hijau, kuning, dan merah, tergantung pada tingkat antrean kendaraan di masing-masing area. Pendekatan serupa juga digunakan di pelabuhan Ciwandan dan BBJ, fokusnya pada kendaraan berat.

Namun, yang menonjol adalah upaya Kapolri untuk mengatasi penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik dengan menerapkan metode first come first in, di mana kendaraan yang datang lebih dulu akan langsung diizinkan masuk kapal tanpa harus menunggu sesuai tanggal tiket. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengurangi potensi penumpukan lebih lanjut di pelabuhan penyeberangan utama. Sebagai informasi tambahan, Polri akan meluncurkan Operasi Ketupat dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan ratusan ribu personel siap untuk menjaga arus mudik dan balik Lebaran. Dengan tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia,” pengamanan akan didasarkan pada langkah-langkah preemtif dan preventif dengan penegakan hukum jika diperlukan. Harapannya adalah mengurangi antrean panjang dan kepadatan ekstrem di titik-titik penyeberangan utama.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER