Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Meskipun program ini mendapat dukungan, namun juga mengundang kritik dari beberapa pihak. Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammad Natsir, menegaskan bahwa MBG tidak mengurangi anggaran pendidikan, melainkan malah memprioritaskan pendidikan dengan membangun sekolah rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Dalam diskusi di Jakarta Journalist Center, Natsir menekankan bahwa MBG memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan bangsa serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaan MBG, Natsir menegaskan perlunya evaluasi dan pengawasan yang ketat agar program ini berjalan dengan baik. Diskusi ini pun dihadiri oleh beberapa tokoh seperti Presiden BEM Nusantara DKI Jakarta dan Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Program MBG adalah dengan memberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari secara merata kepada seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga program ini dapat terus berjalan dengan baik.


