Terdapat enam kasus kematian akibat campak di Indonesia selama minggu pertama hingga minggu kedelapan tahun 2026, demikian disampaikan oleh Andi. Dibandingkan dengan data minggu sebelumnya, terjadi penambahan satu kasus meninggal. Para pasien yang meninggal ini tidak pernah mendapatkan imunisasi campak sama sekali, padahal seharusnya anak-anak mendapatkan dua dosis imunisasi tersebut. Keenam pasien yang meninggal ini adalah anak-anak balita di bawah lima tahun dan mereka mengalami komplikasi serius sebelum akhirnya meninggal dunia. Komplikasi yang dialami antara lain diare, pneumonia, radang paru-paru, dan bronkopneumoni. Hal ini menunjukkan pentingnya imunisasi campak untuk mencegah penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan anak-anak dari risiko yang fatal.


