Jembatan Gantung Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan dibongkar total dan dibangun kembali setelah ambruk saat peresmian. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan pembangunan ulang dipilih karena perbaikan pada bagian yang rusak dinilai bukan solusi terbaik.
Evaluasi teknis setelah jembatan ambruk
Keputusan tersebut disampaikan Maruli setelah meninjau langsung Jembatan Pongpet pada Senin, 14 September 2026. Peninjauan itu dilakukan bersama pihak terkait untuk mengevaluasi kondisi dan aspek teknis konstruksi jembatan.
Menurut Maruli, membangun kembali dari awal akan memberi ruang untuk menyempurnakan konstruksi agar lebih kuat dan aman. Ia menilai pekerjaan perbaikan pada jembatan memiliki tingkat kerumitan tersendiri.
“Salah satu yang menjadi evaluasi yaitu teknis-teknis yang harus kita evaluasi. Memang yang agak rumit adalah jembatan-jembatan perbaikan,” tutur Maruli, dikutip Rabu, 16 September 2026.
Pembangunan ulang diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua bulan. Durasi tersebut masih mungkin dipercepat apabila pengerjaan dilakukan secara intensif pada pagi, siang, hingga malam hari.
“Ini sudah diperkirakan 2 bulan, kalau bekerjanya pagi, siang dan malam, mudah-mudah bisa lebih cepat, 2 bulanan, karena memang lebih baik kita bongkar awal saja, konstruksinya jadi lebih baik, musibah yang membawa hikmah ini jadinya,” kata Maruli.
KSAD minta maaf kepada masyarakat
Ambruknya jembatan ketika prosesi peresmian menjadi perhatian. Maruli menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan memastikan insiden tersebut menjadi bahan evaluasi bagi TNI AD dalam pembangunan infrastruktur berikutnya.
“Saya sudah sampaikan, secara pertanggungjawaban, saya mohon maaf atas kejadian ini, dan kita akan segera perbaiki, saya kira akan jadi evaluasi kita supaya kita bisa buat yang lebih baik dan lebih aman,” ujarnya.
Jembatan Pongpet berfungsi sebagai akses penghubung bagi masyarakat di Cijulang dan wilayah sekitarnya. Keberadaannya mendukung mobilitas warga, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi. Karena itu, pembangunan kembali diharapkan dapat memulihkan akses tersebut dengan konstruksi yang lebih aman dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Bagian dari pembangunan infrastruktur TNI AD
Pembangunan ulang Jembatan Pongpet merupakan bagian dari kegiatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan TNI AD di sejumlah daerah. Secara nasional, TNI AD telah mengerjakan 3.417 jembatan, dengan lebih dari 2.700 jembatan di antaranya telah selesai.


