Kapal induk Giuseppe Garibaldi tengah menjalani pengecatan ulang menjelang proses serah terima dari Pemerintah Italia kepada Pemerintah Indonesia. Penyesuaian warna dilakukan agar tampilan kapal sesuai dengan standar kapal perang TNI Angkatan Laut.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, pekerjaan tersebut mencakup bangunan atas hingga lambung kapal. Pengecatan berlangsung sebagai bagian dari persiapan sebelum kapal resmi diserahkan kepada Indonesia.
“Untuk update persiapan saat ini, sedang dilaksanakan pengecatan bangunan maupun lambung kapal agar sesuai standar warna KRI (kapal Republik Indonesia) pada umumnya,” kata Tunggul saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Serah terima dijadwalkan 24 September
Menurut Tunggul, prosesi serah terima direncanakan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 24 September 2026. Selain mengecat badan kapal, TNI AL juga tengah mencat nomor lambung pada kapal tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Giuseppe Garibaldi disebut akan menggunakan nomor lambung 100 setelah masuk ke jajaran armada Indonesia. Namun, Tunggul belum mengonfirmasi informasi itu secara resmi.
“Tunggu surat keputusan resmi ya,” ujar Tunggul.
Dengan demikian, nama dan identitas resmi kapal masih menunggu keputusan yang akan ditetapkan. Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya menyampaikan, ITS Giuseppe Garibaldi kemungkinan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya setelah prosesi serah terima.
Bendera Italia akan diganti menjadi Merah Putih
Ali menyampaikan rencana tersebut ketika meninjau kapal Giuseppe Garibaldi di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 18 September 2026. Saat itu, ia mengatakan kapal kemungkinan diserahkan kepada TNI AL pada 24 September sekaligus berubah status menjadi Kapal Republik Indonesia atau KRI.
“Kemungkinan akan diserahkan dan menjadi kapal TNI Angkatan Laut atau menjadi Kapal Republik Indonesia atau KRI pada tanggal 24 September. Kemungkinan di tanggal yang sama akan ada pergantian bendera dari bendera Italia menjadi bendera Indonesia,” kata Ali.
Prosesi tersebut akan dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok dan dijadwalkan disaksikan para pejabat tinggi TNI. Pergantian bendera menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengalihan kapal dari Italia kepada Indonesia.
Setelah berada di bawah pengelolaan Indonesia, kapal induk yang disebut sebagai kapal induk pertama Indonesia itu akan menjalani pembenahan. Perbaikan meliputi aspek fisik dan mesin, dengan melibatkan PT PAL serta Fincantieri, perusahaan asal Italia yang membuat Giuseppe Garibaldi.
Proses perbaikan tersebut akan dilakukan setelah serah terima kapal. Sementara itu, TNI AL masih menyelesaikan persiapan visual kapal, termasuk pengecatan badan dan lambung serta pemasangan nomor lambung yang penggunaannya masih menunggu keputusan resmi.


